Arsip

  • Vol. 1, No 1, Januari - Juni 2023
    Vol 1 No 1 (2023)

    Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir mengundang para dosen, peneliti, pengkaji, praktisi, dan pemerhati serta mahasiswa S1/S2/S3, untuk mengirimkan paper atau artikel ilmiahnya. Paper yang masuk akan di-review secara peer-review. Setelah proses review selesai, hasil review akan diinformasikan kepada penulis paper melalui sistem Open Journal System (OJS).Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir terbit 2 kali dalam setahun.

  • Januari -Juni 2024
    Vol 2 No 1 (2024)

    Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir Jakarta menerbitkan serangkaian artikel yang membahas berbagai aspek pendidikan Islam dan pengajaran Al-Qur'an. Artikel pertama mengkaji strategi pembelajaran baca tulis Al-Qur'an untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Artikel kedua meneliti pengaruh penerapan metode hafalan dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits terhadap minat belajar siswa di tingkat Madrasah Aliyah.

    Selanjutnya, artikel ketiga menganalisis metode pendidikan Nabi Muhammad SAW dalam menyikapi kesalahan orang lain, berdasarkan perspektif dalam kitab Al-Asalib An-Nabawiyyah fi Al-Ta'amul Ma'a Akhtha'an-Nas. Artikel keempat membahas metodologi pemahaman nash Al-Qur'an dan teks hadis yang bersifat umum dan khusus dalam konteks pembelajaran Ushul Fiqh.

    Artikel terakhir meneliti peran guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter siswa di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Keseluruhan artikel ini memberikan wawasan komprehensif tentang berbagai metode dan pendekatan dalam pendidikan Islam, mulai dari teknik pengajaran Al-Qur'an hingga pembentukan karakter siswa.

  • Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir
    Vol 4 No 1 (2026)

    Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026 menghadirkan lima artikel ilmiah yang mengangkat isu-isu aktual dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Edisi ini menyoroti bagaimana pendidikan agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai media transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, penguatan moral, pengembangan kompetensi, serta implementasi pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman.

    Artikel pertama mengkaji peran Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan etika digital siswa, sebuah tema yang semakin relevan di era transformasi digital. Penelitian ini menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai Islam dalam membentuk perilaku peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi dan media digital secara bertanggung jawab, beretika, dan berlandaskan akhlakul karimah.

    Artikel kedua membahas pengaruh penggunaan media sosial terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Kajian ini memberikan gambaran mengenai hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan capaian akademik peserta didik, sekaligus menjadi refleksi bagi pendidik dalam mengoptimalkan media digital sebagai sarana pembelajaran yang produktif.

    Selanjutnya, artikel ketiga mengangkat implementasi metode talaqqi dalam pembelajaran tahfizh Al-Qur'an. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode talaqqi tetap memiliki relevansi yang tinggi dalam menjaga kualitas hafalan, ketepatan bacaan, serta pembinaan adab antara guru dan peserta didik sebagai ciri khas pendidikan Islam.

    Artikel keempat mengulas implementasi pendidikan inklusif berbasis nilai-nilai Islam di sekolah dasar. Kajian ini memperlihatkan bahwa prinsip keadilan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap martabat manusia yang diajarkan dalam Islam dapat menjadi landasan kuat dalam penyelenggaraan pendidikan yang ramah bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

    Sebagai penutup, artikel kelima membahas peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi pedagogik, profesionalisme, serta keteladanan guru menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan potensi setiap peserta didik.

    Secara keseluruhan, kelima artikel dalam edisi ini menggambarkan bahwa pendidikan Islam terus berkembang sebagai disiplin ilmu yang responsif terhadap perubahan sosial, kemajuan teknologi, dan dinamika kebutuhan masyarakat. Tema-tema yang diangkat memperlihatkan komitmen para penulis dalam menghadirkan gagasan, hasil penelitian, dan praktik pendidikan yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan teori maupun implementasi pendidikan Islam di berbagai satuan pendidikan.

    Redaksi berharap terbitan ini dapat menjadi referensi ilmiah yang bermanfaat bagi dosen, guru, peneliti, mahasiswa, serta para pemerhati pendidikan Islam dalam mengembangkan kajian dan praktik pendidikan yang berkualitas, inklusif, berkarakter, dan relevan dengan tantangan abad ke-21.

    Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

    Redaksi
    Jurnal Tarbiyah Jamiat Kheir
    Vol. 4 No. 1 (2026)

  • Vol. 1, No 2, Juli - Desember 2023
    Vol 1 No 2 (2023)

    Membentuk Karakter Disiplin Dan Akhlak Mulia Melalui Pembelajaran Shalat Di Smpit Insan Mandiri Greenville Setu Bekasi, Jawa Barat. Filsafat dan Cakupannya Dalam Pendidikan Islam.  Dasar-Dasar Resolusi Konflik Dalam Al-Qur`An (kompleksitas penyebab konflik). Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Menggunakan Multimedia Pembelajaran Siswa di SD Nirwana Tanah Abang. Analisis Implementasi Pendekatan Pembelajaran Saintifik Dalam Pembelajaran Pai Di Sd Al Wathoniyah 9 Penggilingan Jakarta.

  • Juli-Desember 2024
    Vol 2 No 2 (2024)

    Kumpulan jurnal ini menyajikan potret mendalam tentang peran krusial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter siswa, khususnya di wilayah Jakarta Barat. Para peneliti menyoroti berbagai strategi yang dapat diterapkan, mulai dari pemanfaatan teknologi modern seperti Canva hingga pendekatan tradisional seperti keteladanan guru. Fokus utama penelitian ini adalah pada upaya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam kehidupan sehari-hari siswa, dengan harapan dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia. Temuan-temuan dalam jurnal ini tidak hanya relevan bagi guru PAI, tetapi juga bagi para pembuat kebijakan pendidikan dan seluruh pihak yang peduli terhadap pengembangan karakter generasi muda.