PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA AL-CHASANAH TANJUNG DUREN
DOI:
https://doi.org/10.62026/j.v3i2.126Kata Kunci:
Model Pembelajaran Kooperatif, Jigsaw, Pendidikan Agama Islam, Hasil BelajarAbstrak
Rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam disebabkan oleh penggunaan metode konvensional yang berpusat pada guru. Kondisi ini menyebabkan siswa menjadi pasif, kurang termotivasi, dan mengalami kesenjangan pemahaman materi. Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dipandang sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar melalui pendekatan pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Sampel penelitian berjumlah 44 siswa yang terbagi menjadi 23 siswa kelas eksperimen dan 21 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 25 soal. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis Independent Sample t-test dengan bantuan program SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 80,15 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 66,88. Hasil uji Independent Sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,002 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam. Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas X SMA Al-Chasanah Tanjung Duren. Model Jigsaw terbukti efektif meningkatkan partisipasi aktif siswa, kemampuan kolaborasi, dan pemahaman materi zakat. Disarankan kepada guru untuk menerapkan model Jigsaw sebagai alternatif pembelajaran inovatif dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.

